Dari KOMPAS, Senin, 3 Januari 2011 | 04:08 WIB
Revitalisasi Islam "Rahmatan lil 'Alamin" Senin, 3 Januari 2011 | 04:08 WIB Di Alexandria, Mesir, malam tahun baru menjadi malam kelabu. Bom mobil meledak di depan Gereja Qadisiyin (Kristen Koptik), menewaskan 21 warga dan 20-an lainnya terluka parah. Kegembiraan bermetamorfosis menjadi nestapa dan kesedihan. Sementara ini, jaringan Al Qaeda diduga aktor di balik aksi barbar tersebut. Tidak hanya itu, selepas aksi teroristik terjadi bentrok fisik antara kalangan Muslim dan Kristen. Bagi warga Mesir, tahun 2011 telah menjadi mimpi buruk dalam konteks hubungan Islam dan Kristen, yang sebenarnya dalam sejarah dikenal harmonis dan toleran. Fakta tersebut merupakan pelajaran terbaik, bahwa perlu perhatian semua pihak agar kerukunan antaragama, khususnya Islam-Kristen, di republik ini senantiasa ditumbuhkembangkan. Survei Moderate Muslim Society mencatat, kelompok Kristen merupakan korban intoleransi terbesar sepanjang tahun 2010, yaitu 34 kasus dari 81 aksi intoleransi....